LokasiBerita, Moskow – Seorang diplomat Korea Utara mengatakan bahwa Pyongyang bermaksud akan melanjutkan program uji coba nuklir untuk kepentingan bela diri. Sang diplomat juga menuduh Presiden AS, Donald Trump bermain sepakbola nuklir yang di laporkan kantor berita Rusia RIA.

“Republik Rakyat Demokratik korea Terus menerus yakin bahwa mengembangkan senjata nuklir adalah pilihan yang tepat. Dan kami memperkuat niat untuk melakukan tes guna mengimbangi ancaman nuklir dari AS.” Ujar Nam Hyok-tsen yang di lansir dari Reuters, (21/10).

Selain itu, Nam juga mengatakan bahwa Trump memiliki ribuan senjata nuklir dan pemimpin AS itu sedang bermain sepakbola nuklir. ia mengatakan hal itu dalam sebuah konferensi non proliferasi di Moskow.

Situasi di semenanjung Korea yang semakin memanas setelah korut terus melakukan peluncuran  rudal dan melakukan uji coba nuklir. Uji coba nuklir terakhir yang di klaim sebagai uji coba bom hidrogen yang terkuat yang pernah di lakukan oleh negara tersebut.

Eskalasi meningkat di panaskan oleh perang kata-kata antara Presiden AS Donald Trump dan di pimpin oleh Korut kim Jong-un. Trump menyebutkan Jong-un sebagai Manusia Roket dan mengancam akan menghancurkan total Korut dalam pidato di PBB.

Jong-un yang tidak tinggal diam dengan menyebutkan Trump sebagai seorang dotard dan gila. Jong-un pun mengancam akan memberikan pembalasan tingkat tinggi atas ancaman Trump.

Korut telah beberapa kali melakukan uji coba rudal dan Nuklir yang berujung di jatuhkan sejumlah sanksi oleh Dewan Keamanan PBB. Sanksi terkahir yang di jatuhkan dan diyakini bisa memangkas Perekonomian Korut.