Lokasiberita.com Jakarta – Pemerintah telah membangun jalan baru di kawasan perbatasan, di Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu manfaat yang bisa dirasakan masyarakat adalah waktu tempuh lebih cepat.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Endra S Atmawidjaja mencontohkan Merauke ke Boven Digoel dengan jarak 424 km biasa ditempuh dengan kendaraan selama 2-3 hari, kini hanya 8 jam.

“Merauke Boven Digoel 424 km tadinya bisa 2-3 hari, “kata dia.

Begitu juga dari Nanga Badau ke Putussibau. Mulanya 10 jam kini bisa sampai 2 jam. Dia menuturkan, adanya pembangunan jalan membuat perlahan ekonomi bergerak.

Jalan yang bagus, menurut Endra, membuat biaya logistik semakin murah karena waktu tempuh lebih pendek.

“Dulu Putussibau sampai Naga Badau bawa barang ke perbatasan Malaysia sewa truk Rp 1 juta. Sekarang Rp 300 ribu rebutan. Sekarang sudah efisien,” tutur Endra.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 829 km jalan baru di 2018. Pembangunan jalan ini akan berlangsung di Kalimantan, NTT, dan Papua.