Lokasiberita.com Kuala Lumpur – Perhitungan hasil pemilu Malaysia masih belum selesai. Meski begitu Mahathir Mohamad mengklaim telah memenangi pemilu.

Dilansir dari The Star, Kamis (10/5/2018), Mahathir mengklaim KPU Malaysia tak mau merilis hasil resmi pemilihan. Padahal partai yang mendukung Mahathir, Pakatan Harapan (PH), diyakini Mahathir telah melewati batas menang 112 kursi.

“Ini adalah hal yang sangat serius. Itu bukan berita palsu. Anda tidak bisa membawa saya ke pengadilan karena mengatakan itu,” katanya dalam konferensi pers di Hotel Sheraton pada Rabu (9/5) malam.

Batas kursi yang harus dimenangkan agar bisa membentuk pemerintahan Malaysia adalah 112 kursi. Mahathir menyebut pejabat Komisi Eropa tak mau menandatangani formulir 14 sebagai tanda menangnya PH.

Mahathir juga mengklaim telah memenangkan enam negara Kedah, Selangor, Penang, Melaka, Negeri Sembilan dan Johor.

“Saya percaya bahwa Presiden Parti Warisan Sabah, Datuk Seri Shafie Apdal sendiri telah menang. Tetapi mereka menolak untuk menandatangani Formulir 14 dan karena itu tidak ada pengumuman yang dibuat bahwa dia memenangkan pemilihan,”katanya.

Berdasarkan perhitungan suara yang hasilnya bisa dipantau dari live.undi.info, hingga Kamis (10/5/2018) pukul 02.10 waktu setempat, PH unggul dengan 108 kursi disusul oleh BN dengan 73 kursi. Di posisi paling buncit Partai Islam se-Malaysia (PAS) dengan 16 kursi.