Lokasiberita.com Tel Aviv – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal mengikuti pembukaan kedutaan besar (Kedubes) AS yang baru di Yerusalem melalui video. Pembukaan tersebut bakal dihadiri sekitar 800 pejabat AS dan Israel.

Seperti dilansir AFP, Jumat (11/5/2018), seorang pejabat senior di Kedubes AS menyampaikan belum mengetahui apakah video conference itu akan dilakukan secara langsung atau lewat perekaman sebelumnya.

“Saya pikir kami semua sangat senang dan bersemangat untuk berpartisipasi dalam peristiwa bersejarah seperti itu. Orang-orang telah bekerja, benar-benar sepanjang waktu dan bersiap-siap untuk upacara pembukaan (Kedubes). Kami siap,” ujar pejabat itu.

“Kami berharap sekitar 800 orang (pejabat akan menyaksikan pembukaan). Presiden dan saya akan berbicara kepada penonton melalui video,” lanjut pejabat tersebut.

Sebelumnya, Gedung Putih memastikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan menghadiri pembukaan Kedutaan Besar (Kedubes) AS yang baru di Yerusalem. Trump sebelumnya menyatakan mungkin saja dirinya akan menghadiri pembukaan itu.

Seperti dilansir AFP dan Channel News Asia, Selasa (8/5/2018), dalam pengumuman terbaru pada Senin (7/5) waktu setempat, Gedung Putih mengumumkan bahwa delegasi kepresidenan akan dikirimkan ke AS untuk menghadiri pembukaan Kedubes AS di Yerusalem pada 14 Mei mendatang.