Lokasiberita.com Jakarta – Era sepeda motor ramah lingkungan dibuka Honda dengan membawa PCX Hybrid. Tidak memakan waktu lama, ternyata sepeda motor rendah emisi berharga Rp 40 jutaan tersebut mendapatkan respon yang positif, terbukti dari pemesanan yang sampai 50 unit. Lantas apakah AHM akan langsung membawa dan menerapkan penggunaan motor listrik di Indonesia?

Terkait hal ini, ada beberapa faktor yang harus dibenahi terlebih dahulu, Pihak AHM mengatakan, karakteristik dan sifat pemotor Indonesia yang sangat penting karena masih terbiasa dengan roda dua yang mengeluarkan bunyi. Sensasinya berbeda.

“Motor listrik kita perkiraan akhir tahun atau awal tahun depan. Tapi untuk responsnya sendiri kita belum tahu karena ini agak berbeda ya. Kalau dulu perpindahan motor bebek ke matik kan lebih kepada fungsional dan cara mengendarai. Nah kalau disini, perpindahan ke motor listrik itu banyak yang berubah, feeling ridingnya totally berbeda,” ucap Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya kepada wartawan di Jakarta.

“Pertama akselerasinya lebih baik. Lalu suara knalpot. Kita lihat sendiri kan orang Indonesia itu sering melakukan gas-rem-gas-rem. Geber-geber. Nah ini kita lihat dahulu karena keinginan konsumen seperti apa kalau ini tidak ada,” lanjutnya.

Lalu, masih kata Thomas, infrastruktur dan penanggulangan baterai adalah sisi yang tidak bisa diabaikan. Karena, kalau dahulu saat perpindahan motor bebek ke matik infrastruktur tidak berubah. Pun dengan limbahnya karena masih memakai bahan bakar fosil.

“Kalau di luar negeri itu charging stationnya sudah cukup memadai, nah kita harus sesuaikan ke situ dari infrastuktur. Lalu keamanan untuk baterainya juga tidak main-main karena ini high voltage. Selama penggunaan, pengisian, kemudian jadi limbah, itu yang sangat-sangat diperhatikan jangan sampai kita menjadi neara yang penuh dengan limbah baterai,” paparnya.

Lantas, kapan kah penerapan sepeda motor listrik di Indonesia? “Kita belum tahu, masih studi. Karena banyak yang berubah. Namun kita lihat prosesnya masih panjang,” tutup Thomas.

Honda tahun 2016 lalu sempat menyiapkan 2 unit sepeda motor listrik Honda EV Neo untuk diuji di Indonesia. Program Uji Coba Perilaku Berkendara dengan Sepeda Motor Listrik digulirkan melalui kerjasama antara pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, akademisi (Universitas Indonesia), dan pihak industri (AHM).

Uji Coba Perilaku Berkendara dengan Sepeda Motor Listrik dilakukan pada periode September-Oktober 2016 dengan melibatkan para pengguna sepeda motor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok,

Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Metode uji coba dilakukan melalui pengamatan dan pengalaman perilaku berkendara dengan sepeda motor listrik Honda EV Neo yang disediakan sepanjang program berlangsung.

Bola | Hasil Skor | Bursa Taruhan | Prediksi Togel Online | Agen Togel Online | Judi Online | Poker Online | Tangkas | Sabung Ayam | CERITA SEX  | CERITA18+ | video18+ | Dokter18+ | GAYA SEX18+ | MAJALAH 18+ | MODEL18+ | FILM18+ | BERITA18+ | FILM SEMI | VIDIO BOKEP |
VIDIO SEX | CERITA DEWASA 18+ | VIDEO HOT 18