LokasiBerita.com Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi telah membangun 217 sekolah inklusi yang tersebar di seluruh kecamatan di Banyuwangi. Tingkatannya pun beragam, mulai dari TK hingga SMA.

Pembangunan sekolah inklusi ini merupakan bagian dari program pemkab yang diberi nama “Agage Pinter” atau yang dalam bahasa setempat berarti “Cepat Pintar”.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, lewat program ini, ABK bisa belajar di sekolah reguler sebagaimana pelajar yang lain. Program “Agage Pinter” dimulai sejak 2014 di mana semua sekolah dilarang menolak pendaftaran dari ABK dan anak penyandang disabilitas, khususnya yang dekat dengan lokasi rumah anak tersebut.

Program ini pun telah dirasakan manfaatnya oleh ABK. Salah satunya, Alvi Camelia, siswi SDN 3 Karangrejo. Alvi memiliki gangguan pendengaran, sehingga kesulitan berkomunikasi.

“Saya hanya bisa mendengar samar-samar. Jadi dulu susah berkomunikasi, apalagi memahami pelajaran,” katanya.

Namun setelah ada program “Agage Pinter”, ia mengaku lebih mudah memahami pelajaran. “Selama di sekolah saya didampingi Bu Ani (guru pendamping), sehingga bisa memahami pelajaran di kelas dan bisa berkomunikasi di sekolah. Saya senang bersekolah karena banyak teman, dan mereka menyayangi saya,” tuturnya.

Banyuwangi juga telah menyiapkan bantuan beasiswa bagi penyandang disabilitas yang berprestasi agar bisa melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. “Termasuk beasiswa Banyuwangi Cerdas untuk kuliah ke berbagai universitas,” pungkas Sulihtiyono.

Bola | Hasil Skor | Bursa Taruhan | Prediksi Togel Online | Agen Togel Online | Judi Online | Poker Online | Tangkas | Sabung Ayam | CERITA SEX  | CERITA18+ | video18+ | Dokter18+ | GAYA SEX18+ | MAJALAH 18+ | MODEL18+ | FILM18+ | BERITA18+ | FILM SEMI | VIDIO BOKEP |
VIDIO SEX | CERITA DEWASA 18+ | VIDEO HOT