LokasiBeritta.com Ponorogo – Polisi akhirnya meringkus MS (35), bapak yang telah memperkosa anak tirinya sendiri hingga hamil yang berakhir dengan aborsi. Miswanto diringkus setelah 17 hari kabur.

“Sejak kelas 2 SMP akhir saya setubuhi. Tapi saya gak tahu kalau hamil,” akunya kepada polisi.

Kepada polisi warga Ngebel ini mengaku telah memperkosa korban sebanyak 8 kali. Selama melakukan aksinya, Miswanto memang sering memaksa korban. Korban pun sempat diancam, jika tidak menuruti keinginan pelaku bakal membunuh ibunya.

Korban suatu waktu sempat mengeluhkan sakit perut akibat tidak bisa buang air besar. Akhirnya MS memberikan obat ramuan, korban pun langsung merasa mulas.

Sehabis itu saya ajak periksa USG tapi katanya bukan bayi, katanya gumpalan daging,” terang MS.

Akhirnya jabang bayi itu pun dibuang ke saluran pembuangan air. MS juga mengakui ikut menyiram. Esok harinya nenek korban mengetahui ada jabang bayi yang dibuang langsung melaporkan ke polisi.

“Setelah itu saya kabur ke hutan lindung selama 2 malam 1 hari, terus saya kabur lagi ke Surabaya selama 10 hari,” imbuh MS.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko mengatakan polisi berhasil meringkus pelaku setelah 17 hari pengejaran. Pasalnya, pelaku sempat melarikan diri.

Pelaku kami tangkap di Gedangan, Sidoarjo tanpa perlawanan,” tutur Maryoko .

Saat penangkapan pelaku berada di teras rumah saudaranya. Tanpa perlawanan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Ponorogo.

“Pelaku kami amankan dan kami kumpulkan bukti-bukti yang ada untuk perkembangan selanjutnya nanti kami sampaikan,” tandasnya.

Pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 UU no.35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Bola | Hasil Skor | Bursa Taruhan | Prediksi Togel Online | Agen Togel Online | Judi Online | Poker Online | Tangkas | Sabung Ayam | CERITA SEX  | CERITA18+ | video18+ | Dokter18+ | GAYA SEX18+ | MAJALAH 18+ | MODEL18+ | FILM18+ | BERITA18+ | FILM SEMI | VIDIO BOKEP |
VIDIO SEX | CERITA DEWASA 18+ | VIDEO HOT