LokasiBerita KediriSeorang pria asal Bekasi diamankan di Kediri karena melakukan penipuan hingga ratusan juta. Saat menjalankan aksinya, ia mengaku sebagai produser dan sutradara sinetron yang akan tayang di Trans7.

Sang pelaku penipuan bernama Robby Sudarsono (51) warga Bekasi Selatan. Pria yang mengaku berasal dari PT JAS Production itu diamankan polisi saat berada di rumah kosnya di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Selasa (23/7).

Ia mengaku sebagai produser sinetron di Trans7. Ia berpura-pura melakukan proses produksi sinetron di Kediri dan mencari pemain dengan peran pendukung. Pelaku menarik uang dari para korbannya sebelum proses produksi sinetron.

Karena tergiur dengan iming-iming dapat bermain dalam Sinetron Sajadah Cinta di Trans7, 25 orang warga Kota/Kabupaten Kediri rela mengeluarkan sejumlah uang. Mereka kemudian melapor ke polisi setelah merasa tertipu.

Mereka yang melapor merupakan orang tua dari putra dan putrinya yang masih berstatus pelajar SD-SMA bahkan kuliah.

Mereka diminta mengeluarkan uang Rp 1,5 juta hingga Rp 20 juta. Tergantung berapa kali anak korban akan bermain dalam sinetron tersebut.

Menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, pelaku telah mempersiapkan segala macam atribut dan kelengkapan yang menggambarkan dirinya sebagai orang televisi. Ia mempersilakan korban untuk membayar secara tunai dan transfer.

“Pelaku ini mengaku sebagai produser, sutradara sedang syuting sinetron di Kediri. Lalu mencari pemain tambahan namun meminta sejumlah uang sebelum syuting. Nominal uang sesuai dengan jumlah berapa kali seri korban akan tampil,” kata Anthon, Senin (29/7/2019).

Dalam aksi penipuan tersebut, pelaku mengumpulkan uang Rp 280.700.000. Aksi tersebut dimulai sejak Mei hingga Juli 2019. Sebagai langkah awal, pelaku kerjasama dengan agen model dan artis lokal. Tak hanya itu, pelaku juga mendatangkan 7 artis ibukota untuk meraih kepercayaan para orang tua korban.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Hanif Fatif Wicaksono menambahkan, kemampuan pelaku melakukan aksi penipuan berasal dari profesi pelaku sebagai penghubung artis di sebuah rumah produksi di Jakarta. Pelaku bahkan menjanjikan sinetron Sajadah Cinta akan segera tayang setelah kontrak dengan TV selesai. Tak hanya sinetron, sejumlah iklan merek sepatu terkenal pun juga ditawarkan ke korbannya. Tentunya dengan membayar sejumlah uang kepada pelaku.

Pelaku ini cukup berani dan lihai melakukan aksinya, karena ia sebelumnya juga bekerja sebagai penghubung artis saat di Jakarta. Tak hanya sinetron, iklan sepatu juga ditawarkan, dengan membayar sejumlah uang,” terang Hanif.

Salah seorang korban Kristanti (45) mengakui kelihaian pelaku dalam menjalankan aksinya. Menurutnya pelaku pintar merayu korban. Terlebih ia sempat mendatangkan artis ibukota ke Kediri.

“Kami sebagai orang tua ingin yang terbaik bagi anak kami. Jadi kami percaya. Apalagi pelaku sempat mendatangkan artis ibu kota datang ke Kediri untuk pawai dan promosi ke Kediri soal sinetron Sajadah Cinta,” terang Kristanti.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah handphone, uang sebesar Rp 2,8 juta, dua buah kaos bertuliskan Sajadah Cinta -Trans7. Kemudian dua keping CD bertuliskan Sajadah Cinta-Trans7, stiker rumah produksi JAS Production, buku agenda kegiatan, serta nota dan kwitansi pembayaran.

Pelaku akan dijerat pasal 372 dan 378 KUHP Pidana. Pelaku terancam hukuman penjara selama empat tahun